Search

Apa Itu Cloud Kitchen? Dan Bagaimana Konsep Bisnisnya?

Updated: Mar 17


cloud kitchen


Istilah cloud kitchen mungkin belum banyak diketahui oleh banyak orang. Namun saat ini pertumbuhan cloud kitchen di Indonesia sangat tinggi. Cloud kitchen adalah sebutan untuk dapur bersama dimana beberapa brand makanan dan minuman mengolah produk mereka di dapur bersama tersebut. Cloud kitchen juga biasa disebut dengan dapur satelit, hal ini karena pengoperasiannya bisa dilakukan secara jarak jauh oleh sebuah brand makanan atau minuman. Brand makanan atau minuman ini hanya berfokus pada pengembangan produk, sementara operasional dapur, pengiriman dan sebagainya akan dilakukan oleh pemilik cloud kitchen. Saat ini cloud kitchen di Indonesia sudah tersebar banyak di kota-kota seperti di Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung, dan dikota-kota besar lain.


Cloud Kitchen merupakan konsep bisnis kuliner yang hanya menyediakan layanan pesan antar untuk melayani pelanggan, bukan untuk dine-in. Nama lain dari konsep tersebut adalah satellite kitchen, atau dapur hantu di luar negeri.

Dapur satelit ini berbentuk dapur besar dengan berbagai peralatan dan bahan memasak, memungkinkan untuk memasak berbagai menu dalam satu tempat. Yang lebih menarik lagi, satu cloud kitchen bisa memiliki berbagai brand.


Cloud Kitchen


Indonesia sudah mulai menerapkan konsep cloud kitchen. Contohnya adalah Yummykitchen yang sudah cukup terkenal. Hal ini membuat proses pengiriman lebih efektif dan efisien berkat dapur yang sama, sehingga memudahkan untuk memesan makanan.

Secara singkat cloud kitchen artinya adalah dapur bersama yang dioperasikan oleh suatu perusahaan penyedia cloud kitchen. Pada perkembangannya, banyak sekali brand makanan atau minuman yang tertarik untuk bergabung dalam sebuah cloud kitchen, hal ini karena adanya kemudahan operasional yang membuat brand-brand ini bisa lebih fokus di pengembangan produk.

Baca juga: Daftar Cloud Kitchen di Yummykitchen

Konsep bisnis dari cloud kitchen berbeda dan tergantung dari setiap bentuk kerjasama dengan pengelola cloud kitchen yang digunakan. Pada era digital saat ini, bisnis cloud kitchen berkembang sangat pesat di Indonesia, jika anda tertarik untuk menggunakan jasa cloud kitchen, berikut adalah konsep bisnis dari cloud kitchen yang umum digunakan:


1. Modal

Restoran yang memiliki sistem konvensional biasanya memerlukan banyak sumber daya, contohnya adalah pelayan, tempat, meja, kursi dan sebagainya. Selain itu juga adanya berbagai ornament dan dekorasi untuk menarik pelanggan. Hal ini akan memerlukan biaya yang sangat besar.

Sebagai sebuah konsep bisnis baru, modal menjadi perhatian utama jika sebuah brand ingin bergabung dengan cloud kitchen.

Beberapa penyedia jasa ada yang mengenakan tarif perbulan untuk menyewakan dapur bersama dan sebagai biaya operasional dapur. Namun ada juga pengelola yang mengguanakan model bagi hasil, diamana penjualan perbulan akan ditotal dan akan dibagikan dengan seluruh mitra yang menggunakan jasa cloud kitchen pada satu tempat.


2. Perlengkapan

Setelah mengetahui model penyewaan dari penyedia jasa cloud kitchen, maka semua brand yang bergabung menjadi mitra akan mendapatkan fasilitas yang sama dan bisa langsung digunakan. Hal ini akan memudahkan operasional dari sebuah brand, karena telah mengurangi biaya operasional saat memproduksi makanan atau minuman.


3. Bahan Baku

Dalam bisnis cloud kitchen, brand mitra hanya dibebankan pada proses pengembangan produk tanpa memikirkan operasional. Jenis pelayanan lain seperti dine-in biasanya disediakan, namun tidak semua cloud kitchen menyediakan layanin ini.

Oleh karena itu, pada operasional yang membutuhkan bahan baku segar dan sesuai dengan jenis produk. Brand mitra tidak perlu lagi repot dalam menyiapkan bahan baku, brand mitra hanya perlu meminta bahan baku apa saja yang sering digunakan, maka pengelola cloud kitchen akan menyediakan dan mengatur semua keperluan tersebut. Cloud kitchen akan menjamin kebersihan dan kelengkapan bahan baku pada setiap brand yang ada.


4. Lokasi

Pada kebanyakan lokasi cloud kitchen, biasanya akan berada di pusat-pusat kota, hal ini karena makanan segar harus segera diantarkan untuk setiap konsumen. Lokasi cloud kitchen yang berada di beberapa titik di perkotaan akan memudahkan pelanggan dalam memesan dan memudahkan operasional untuk mengantarkan makanan yang sudah jadi.

Selain itu, lokasi dari cloud kitchen juga biasanya disesuaikan dengan daerah target pasar, seperti di dekat daerah kampus untuk target mahasiwa dan daerah dekat dengan Kawasan perkantoran untuk target para pekerja.


Sebagai sebuah konsep binsis baru di bisnis kuliner Indonesia, cloud kitchen terbukti mampu menjadi sebuah model bisnis yang menguntungkan bagi semua pihak, salah satu penyedia jasa cloud kitchen yang bisa dipilih adalah yummykitchen dari YummyCorp. YummyCorp menyediakan jasa cloud kitchen dengan sistem bagi hasil, dimana brand atau restoran yang bergabung tidak perlu membayar biaya sewa dan bisa mulai menjual makanannya dengan tanpa modal. Jika anda tertarik untuk berbagung menjadi mitra di cloud kitchen YummyCorp, kunjungi halaman ini.

132 views0 comments

Recent Posts

See All